Wattpad

Showing posts with label kecantikan. Show all posts
Showing posts with label kecantikan. Show all posts

Operasi Plastik dosa Gak?

Banyak perdebatan tentang isu operasi plastik ini. dari ujung ke ujung banyakan yang kontra di bandingkan dengan yang pro. 
dua jam yang lalu saya mantengin Youtube buat nonton reality show "Let Me In" yang kontroversial itu karena memfasilitasi Operasi pelastik bagi peserta. sejak isu2 nya keluar dulu, baru kali ini saya punya waktu buat nonton dua episode yang memakan waktu dua jam. Dulu sewaktu Let Me In baru tayang, ada seorang kawan yang kekeuh mereka itu dosa karena menubah ciptaan Tuhan. saya sendiri bukan tipe judger, apa lagi orang yang gak berhubungan sama saya. saya lebih suka memandang sesuatunya dari segi positif. Sejak awal saya gak Komen banyak, tapi saya pernah nontn thriler nya dan mereka yang jadi peserta memang memiliki tampang yang enggak Memadai buat standar manusia kebanyakan.

Setelah menyaksikan lanagsung akhirnya saya menyaksikan sendiri apa latar belakang setiap peserta mengikuti reality show itu. kebanyakan mereka punya masalah sedih, bullying dari lingkungan, kawan, saudara, bahkan dari orang tua sendiri. sewaktu mendengar bagaimana sulitnya mereka menjalani hidup, akhirnya saya terbayang lagi dengan komentar salah seorang kawan yang mengatakan itu dosa. Kenapa harus kekeuh tentang dosa atau tidak dosanya seseorang? bukannya dosa atau tidak itu masalahnya dengan tuhan?
Bagi saya, komen yang judgemental gini,  termasuk komentar yang jahat. Kenapa? 
kita tidak dalam posisi mereka.
Kita gak pernah tau seberapa sakitnya kehidupan mereka. misalnya episode yang saya tonton adalah episode dimana seorang gadis yang harus hidup dengan ayahnya, dan ibunya meninggalkannya. dia gak pernah ketemu ibunya lagi seumur hidup. gadis ini belajar giat supaya bisa jadi pramugari. tapi karena wajahnya yang gak simetris dia mengalami kesusahan saat berbicara, wajahnya pada dasarnya cantik, namun senyum dan tidak, gak ada bedanya. kehidupannya suah dengan bapak yang sakit2an sedangkan setiap kali datang tes pramugari, dia gak pernah lulus. akhirnya ayahnya meninggal dan dia sebatang kara. coba kalo yang komen sok kejam itu ada di posisi mereka, gimana? gak wajar dong kita menghujat sedangkan kita sendiri males ngeliat orang yang jelek. Yang cantik punya kesempatan kerja lebih luas, dan yang jelek susah dapat jodoh? yang begitu kan penyakit namanya.
sebenernya gak semua operasi plastik itu dosa. tergantung niat dan tujuannya. 
 Hukum operasi plastik ada yang mubah dan ada yang haram. Operasi plastik yang mubah adalah yang bertujuan untuk memperbaiki cacat sejak lahir (al-‘uyub al-khalqiyyah) seperti bibir sumbing, atau cacat yang datang kemudian (al-‘uyub al-thari`ah) akibat kecelakaan, kebakaran, atau semisalnya, seperti wajah yang rusak akibat kebakaran/kecelakaan. (M. Al-Mukhtar asy-Syinqithi, Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 183; Fahad bin Abdullah Al-Hazmi, Al-Wajiz fi Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 12; Hani` al-Jubair, Al-Dhawabith al-Syar’iyyah li al-‘Amaliyyat al-Tajmiiliyyah, hal. 11; Walid bin Rasyid as-Sa’idan, Al-Qawa’id al-Syar’iyah fi al-Masa`il Al-Thibbiyyah, hal. 59).
 Operasi plastik untuk memperbaiki cacat yang demikian ini hukumnya adalah mubah, berdasarkan keumuman dalil yang menganjurkan untuk berobat (al-tadawiy). Nabi SAW bersabda,“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah menurunkan pula obatnya.” (HR Bukhari, no.5246). Nabi SAW bersabda pula,”Wahai hamba-hamba Allah berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, kecuali menurunkan pula obatnya.” (HR Tirmidzi, no.1961).
 adapun hadist terkenal lain yang mengharamkan operasi Plastik "dan akan aku (syaithan) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya”. (QS An-Nisaa` : 119). Ayat ini datang sebagai kecaman (dzamm) atas perbuatan syaitan yang selalu mengajak manusia untuk melakukan berbagai perbuatan maksiat, di antaranya adalah mengubah ciptaan Allah (taghyir khalqillah). Operasi plastik untuk mempercantik diri termasuk dalam pengertian mengubah ciptaan Allah, maka hukumnya haram. (M. Al-Mukhtar asy-Syinqithi, Ahkam Jirahah Al-Thibbiyyah, hal. 194).
yang di haramkan ini adalah jenis operasi yang sebenernya gak berguna-berguna amat. misalnya, operasi pembesaran Payudara. padahal gak semua laki-laki demen payudara gede. atau lurusin hidung. yang semstinya idung agak lebar itu manis malah di tipisin jadinya petak aneh kayak idung michael Jackson. atau memperbesar bokong. Adalagi operasi yang mubazir. Operasi Lippo aias sedot lemak. padahal kalau ada kemauan gak usah pake sedot lemak segala, kita bisa menurunkan berat badan kita sendiri meskipun butuh waktu dan proses. pan sedot lemak udah ngabisin duit, kurus sebentar, kalo gaya hidup gak berbah tetep aja nimbun lagi setelahnya.
Jadi kesimpulannya teman. Operasi plastik ini gak semuanya terlarang. dosa gak dosa bukan urusan kita juga menjudge atau mengukur batasan dosa seseorang. lagian ngapain ngeluarin bahasa gak enak hanya demi memperlihatkan watak kita yang sebenernya ke orang lain? (maksud saya yang kekeh ngomong itu dosa. padahal sendirinya kepengen juga cuma gak punya modal). tuhan itu indah dan menyukai keindahan. kalau Operasi untuk perbaikan kenapa kita harus menghakimi seseorang padahal kita gak ngarti cerita yang sebenernya gimana? 

Tekuluk Jambi (Cantik versi Jambi)

Jaman dulu sewaktu masih sering main ke sebrang* saya seringkali mendengar datuk-datuk disana bercerita seperti ini:
"Gadis jaman dulu manolah samo dengan gadis jaman kini. Jaman kini lah becelano singkat. perut sengajo nian di nampak-nampak-an. lah dak tentu lagi mano yang gadis nian mano yang cak icak jadi gadis be! Jaman dulu, anak gadis kalau bejalan keluar tu kepalaknyo betutup pakai kain, nampak Jantan di Jalan pegi besingit-an, malu. Anak jaman kini sengajo nian belari ke tengah jalan supayo nampak Jantan!"
Di dalam otak saya yang terbersit adalah, "cemano bentuk kepalak betutup dengan kain?" apakah kepala di selubungi sarung hingga hanya mata saja yang terlihat, atau bagaimana? Jaman saya kuliah, Ratu Munawaroh* sedang Gencarnya mempromosikan tekuluk. beliau bahkan menerbitkan buku tutorial penggunaan tekuluk sehingga Tekuluk Jambi cukup di kenal dan di gunakan dalam berbagai pergelaran busana Nasional khususnya Batik dan Kebaya.
Selain itu juga, bersama dengan di angkatnya bapak menjadi Aparat pemda masa itu, saya menajdi lebih mengenal tekuluk karena mama harus mengenakan Tekuluk di setiap Event yang harus di hadiri bersama Bapak. mama pada dasarnya yang orang melayu memang Ratunya batik Jambi, koleksi Batik mama lumayan banyak, nyaris memiliki setiap motif dan saat penggunaan tekulung di wajibkan bagi PKK pemda Jambi, mama tidak perlu merasa kesulitan untuk mencari bahan yang akan di gunakan sebagai tekuluk.

Penampakan Tekuluk: Ayuk-ayuk ni make tengkuluk dalam acara beauty pagean jambi. Tekuluk saat ini menjadi busana wajib yang di gunakan di Jambi dalam berbagai event

Sekilas Tekuluk tampak tidak ada bedanya dengan penggunaan pasmina turban style yang lagi booming sekarang (karena Indah Nada Puspita), hanya saja tekuluk menggunakan kain batik Jambi. akhirnya saya tau apa yang di maksud datuk itu dengan kepala bertutup Kain. awalnya saya tidak begitu tertarik dengan tekuluk. namun di suatu hari ketika bapak saya datang mengunjungi saya di Jakarta, (berfikir bukan hanya akan bertemu ayah namun juga relasinya) maka saya ambil kain terdekat saya untuk di kenakan di kepala. saat itu Richard bilang kalau saya kelihatan Cantik *blushingAKAmerahpipi. Sayapun jadi berfkir lagi tentang anggapan norak penggunaan tekuluk yang pernah saya fikirkan semasa dulu. Setiap daerah punya ciri Khas. Dan dalam budaya jambi, penggunaan Tekuluk termasuk cara bersolek yang menonjolkan kecantikan, keanggunan dan Martabat pemakainya.





NOte:
Ratu Munawaroh adalah Istri gubernur Jambi Zulkifli Nurdin. Selama dua periode masa  jabatan suaminya, ibunda ratu bagaimana ia biasa di panggil selalu berusaha membangkitkan kebudayaan dan kepedulian masyarakat berkaitan dengan keperempuanan dan anak-anak.
 

Quotes

“Apa boleh buat, jalan seorang penulis adalah jalan kreativitas, di mana segenap penghayatannya terhadap setiap inci gerak kehidupan, dari setiap detik dalam hidupnya, ditumpahkan dengan total, seperti setiap orang yang berusaha setia kepada hidup itu sendiri—satu-satunya hal yang membuat kita ada.”
Seno Gumira Ajidarma, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara